Berita, Program

SPIRE CAPACITY BULDING KETIGA DI UNIVERSITAS TURKU FINLANDIA

SPIRE dalam proyek yang bertema Manajemen IP Strategis untuk R & I yang Efektif di Pendidikan Tinggi Asia pada bulan Mei 2018 ini mengadakan workshop yang ketiga. Workshop yang berjudul Riset, Teknologi, dan Komersialisasi dilaksanakan di Universitas Turku , Finlandia, pada tanggal 22-25 Mei 2018. Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) sebagai salah satu universitas yang terlibat dalam proyek SPIRE, yang didanai oleh Erasmus + Program dari Uni Eropa ( EU), ikut mengirim delegasi untuk mengikuti lokakarya kegiatan tersebut. Sebelumnya, Unsyiah juga ikut terlibat dalam workshop. Peningkatan kapasitas yang pertama yang diselenggarakan di Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya pada tanggal 27-28 November 2017 dan workshop. Peningkatan kapasitas yang kedua yang diselenggarakan di Chulongkorn University, Thailand, pada tanggal 5-9 Maret 2018. Workshop Yang pertama mengusung tema Manajemen IP di Perguruan Tinggi dan lokakarya yang kedua mengangkat tema Lokakarya Strategis Intelektual dan Manajemen Properti untuk Riset dan Inovasi yang Efektif di Pendidikan Tinggi Asia .

Proyek SPIRE Menara 12 universitas, 4 universitas dari Eropa dan 8 universitas dari Asia Tenggara. Negara di Eropa yang terlibat adalah Italia, Finlandia, Ceko, dan Spanyol, sedangkan negara di ASEAN yang terlibat selain Indonesia adalah Malaysia, Thailand, dan Philipina. Universiti Teknologi Malaysia (UTM) ditunjuk sebagai koordinator kegiatan SPIRE ini. Universitas dari Indonesia yang terlibat dalam Proyek SPIRE ini adalah Universitas Syiah Kuala di Banda Aceh dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember di Surabaya.

Delegasi dari Unsyiah yang ikut serta dalam kegiatan workshop ketiga ini adalah Rektor, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng , Ketua LPPM, Dr. Taufik Fuadi Abidin, S.Si., M.Tech , dan Koordinator SPIRE Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samadi, M.Sc. Dalam kegiatan ini dibahas tentang bagaimana penelitian yang digunakan tidak hanya untuk pengembangan dan teknologi tetapi juga dapat dikomersialkan. Narasumber dalam kegiatan adalah para profesor, direktur, praktisi, dan profesional yang terlibat langsung dalam pengelolaan hak kekayaan intelektual di Universitas Turku. Kegiatan ini dimoderatori oleh Dr. Pasi Malinen (Direktur Riset, Universitas Turku), Petteri Sinervo, dan Sari Stanvall-Virtanen masing-masing sebagai manajer pengembangan di Universitas Turku. Dalam kesempatan ini, Rektor Unsyiah, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M.Eng, juga melakukan pertemuan dengan Rektor Universitas Turku, Prof. Kalervo Väänänen, sekaligus gabungan Nota Kesepahaman (MoU). MoU berisi tentang rencana kerjasama Universitas Syiah Kuala dengan Universitas Turku dalam bidang pendidikan dan mahasiswa, kerja sama dalam bidang penelitian, serta pelaksanaan konferensi dan seminar.

Turku merupakan kota besar terbesar di Finlandia setelah Helsinki yang mencapai sekitar 150 km arah barat Helsinki dengan jumlah penduduk lebih kurang 170.000 jiwa. Universitas Turku merupakan salah satu universitas yang terbaik di Finlandia dengan jumlah mahasiswa mencapai 19.500 orang dan staf sebanyak 3271 orang. Setiap tahun Universitas Turku menghasilkan lebih kurang 5000 publikasi internasional.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *